Kamis, 13 Maret 2014

Cara Sablon Kaos dengan Teknik Manual

Adakah yang masih belum mengenal sablon? Untuk saat ini bisa dikatakan orang-orang sudah tak asing lagi dengan kata sablon.  Namun, di antara-antara teman-teman mungkin sampai saat ini bagaimana cara sablon kaos terutama dengan teknik sablon manual, yang biasanya hanya nampak dalam proses dilakukan dengan cetak manual menggunakan screen dan rakel.

Pada dunia sablon sendiri, pada dasarnya  dapat dibedakan menjadi dua, yakni sablon manual dan  juga sablon digital printing .Dalam proses pengerjaan sendiri untuk digital lebih mudah dan cepat dibandingkan manual.

Pasalnya, digital tak butuh lama dan semuanya diserahkan pada mesin. Hal ini sangat bertolak belakang dengan manual. Sebab itu, pada artikel yang dilansir dari republiksablon diulas mengenai beberapa tahap yang bakal dilakukan guna mengerjakan sablon kaos dengan teknik manual.

Ada pun beberapa tahapan yang pasti bakal atau harus dilalui seseorang yang hendak sablon manual antara lain:

1. Setting Desain Kaos

Pada tahap awal ini biasanya dilakukan seseorang yang telah mengerti desain. Soalnya, seseoarang tersebut bakal  mengedit desain kaos menjadi film sablon atau klise film sablon yang siap dicetak sablon. Dalam pengerjaannya desain harus di proses melalui pecah warna atau separasi warna tergantung desain kaosnya bisa berupa sablon vektor atau berupa sablon raster, anda bisa membuat pecah warna menggunakan program coreldraw atau photoshop.

2. pengolesan minyak Goreng

Setelah desain diprint dengan menggunakan tinta laser lalu kertas tersebut diolesi minyak goreng. Hal ini dilakukan agar goreng, hal ini dilakukan agar kertas pada gambar akan tembus sinar saat pembuatan film pada screen.

3. Tahap pra-afdruk

Dalam pengerjaan diperlukan pembersihan seperti sabun colek ,air ,kain spon. cuci screen sablon menggunakan air dan sabun kemudian di lap dengan menggunakan kain spon. setelah bersih, screen harus dikeringkan dengan menjemurnya di sinar matahari, hal ini perlu karena sebelum di afdruk screen harus benar-benar bersih dan kering.

3. Tahap afdruk
Usai screen benar kering setelah dicuci (dibersihkan) lalu kain screen diolesi obat afduk cairan merah dan putih sedikit demi sedikit pada screen dan ratakan setipis-tipisnya, kemudian screen dikeringkan dengan menggunakan kipas angin atau hairdryer. Proses pengeringan ini screen tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung, untuk itu dianjurkan pengeringan di ruang tertutup/gelap.

4. Tahap pembakaran screen

Langkah selanjutnya adalah menyiapkan materi seperti kaca, desain kaos yg telah diedit, screen, busa screen, papan. Ambil Papan , taruh busa di atas papan lalu ambil screen yang telah kita siapkan kemudian taruh screen lalu letakkan gambar (hasil desian) yang telah diolesi minyak goreng  dan tempel diatas screen.

Seusai itu, screen disinari  dengan sinar matahari. didalam penyinaran waktu yang dibutuhkan antara 15 sampai 20 detik (tergantung panas dan tidaknya terik matahari) karena jika terlalu lama dalam penyinaran, pemfilm-an screen akan gagal atau sulit untuk ditembus.

5. Penyemprotan screen
Berikutnya adalah kembali  melakukan pembersihan screen dari bekas obat. Dalam pencucian membutuhkan alat penyemprot, biasanya menggunakan semprotan untuk memandikan burung, alat ini digunakan untuk membuka desain atau gambar yang terdapat pada screen.

6.Tahap penyablonan

Pada tahap ini, alat-alat yang dibutuhkan antara lain: screen (yang telah difilm),cat, meja sablon (jika diperlukan, rake l(alat penggesut), bahan (kaos). Ambil screen dan setelah itu taruh kain yang akan disablon diatas meja, tuang cat pada screen secukupnya kemudian gesut menggunakan rakel. maka jadilah hasil sablonan.

6. Finishing

Setelah kaos selesai disablon lalu lakukan pengepresan dengan menggunakan mesin press. Hal ini perlu  dilakukan dengan proses press yang suhunya diatas 100 derajat agar kadar air yang terdapat dalam cat sablon hilang dan tentunya akan menghasilkan kualitas sablon yang lebih rapat dan akan terasa halus jika diraba.

Tulisan ini dilansir dari salah satu artikel www.republiksablon.com .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar